Kelainan Darah Manusia, Diagnosis dan Pengobatannya!!
Diagnosis Kelainan Darah
Kasus kelainan atau gangguan darah dapat terdeteksi oleh ahli hematologi, yaitu dokter yang berspesialisasi dalam diagnosis dan pengobatan masalah darah dan sumsum tulang.
Dokter akan memeriksa gejala untuk menentukan diagnosis yang memungkinkan.
Tes yang paling umum dokter gunakan adalah hitung darah lengkap untuk melihat tiga jenis sel darah. Dokter kemudian akan menentukan apakah ada sel darah yang bertambah atau berkurang dan adakah sel darah yang terpengaruh.
Pemeriksaan mikroskopis mungkin pasien perlukan untuk memberikan informasi tambahan.
Untuk masalah pembekuan perdarahan, dokter akan melakukan tes darah koagulasi, yang meliputi waktu protrombin (PT) dan waktu tromboplastin parsial (PTT).
Jika PT atau PTT berkepanjangan, evaluasi lebih lanjut diperlukan. Dokter akan melakukan tingkat faktor koagulasi individu untuk melihat fungsi trombosit.
Pengobatan Kelainan Darah
Perawatan akan dokter tentukan berdasarkan diagnosis spesifik pengidap. Beberapa jenis kelainan tidak membutuhkan pengobatan khusus.
Dalam kasus yang parah, berikut beberapa pengobatan yang mungkin dokter lakukan:
• Pengidap anemia zat besi dapat dokter obati dengan suplementasi zat besi atau transfusi darah bulanan
Mereka yang mengidap hemofilia dokter obati dengan produk pengganti faktor koagulasi yang dapat digunakan untuk mengobati perdarahan.
• Pengidap polisitemia vera bisa dokter obati dengan proses mengeluarkan darah untuk menjaga jumlah sel darah merah.
Mereka yang mengalami gumpalan darah dokter obati dengan terapi antikoagulan (pengencer darah).
• Pengidap trombositemia bisa dokter obati dengan aspirin, hidroxiurea, interferon alfa, atau anagrelide.
Mereka yang mengalami trombositopenia imun bisa dokter obati dengan kortikosteroid, seperti prednison atau obat-obatan yang meningkatkan jumlah trombosit.
Komentar
Posting Komentar